Skip to main content

2 ~Mengenal berbagai energi





~ Mengenal berbagai energi


(إِنَّ سَعۡیَكُمۡ لَشَتَّىٰ)

  [سورة الليل 4]  

4. إِنَّ سَعْيَكُمْ لَشَتَّىٰ 

(sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda) Yakni perbuatan kalian sungguh berbeda-beda. Sebagian beramal untuk surga, dan lainnya beramal untuk neraka; sebagian berusaha membebaskan dirinya, dan lainnya menjerumuskan dirinya ke dalam kebinasaan.

 📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

(Referensi: https://tafsirweb.com/12772-quran-surat-al-lail-ayat-4.html)

(إِنَّكُمۡ لَفِی قَوۡلࣲ مُّخۡتَلِفࣲ)

[سورة الذاريات 8]

8. لَفِى قَوْلٍ مُّخْتَلِفٍ (benar-benar dalam keadaan berbeda pendapat) Yakni saling berselisih.

 📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

(Referensi: https://tafsirweb.com/9904-quran-surat-az-zariyat-ayat-8.html)

.

(قُلۡ كُلࣱّ یَعۡمَلُ عَلَىٰ شَاكِلَتِهِۦ فَرَبُّكُمۡ أَعۡلَمُ بِمَنۡ هُوَ أَهۡدَىٰ سَبِیلࣰا)

  [سورة الإسراء 84]

84. قُلْ كُلٌّ يَعْمَلُ عَلَىٰ شَاكِلَتِهِۦ 

(Katakanlah: “Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing”) Yakni setiap insan berperilaku sesuai dengan akhlak yang dia biasakan pada dirinya. 

فَرَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَنْ هُوَ أَهْدَىٰ سَبِيلًا

(Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya) Yakni dalam perilakunya, apakah itu baik atau buruk.

 📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

(Referensi: https://tafsirweb.com/4688-quran-surat-al-isra-ayat-84.html)


____________________________________________


Rab 17 jun 2020

Cileungsi


Kata kerja terlalu banyak berserakan di dunia ini, Dan semua bukan jaminan, jaminan tunggal Dan mutlaq hanya dia pencipta yang tak ada duanya, 


Bahkan memimikirkan nya saja tidak mampu, bagaimana sang pencipta begitu hebat nya memgatur seluruh makhluk nya di muka bumi ini,


Berkomentar pun bagian dari kata kerja, tiap orang bisa memilih, bahkan memilih pun kata kerja, tapi tidak tiap orang punya kemampuan bertahan pada pilihan,


Yang hanya memilih tapi tidak mampu menerima dari konsekuensi pilihan itu sendiri, lalu kabur Dan berkhianat,

"Habis manis sepah dibuang"


Mengeroyok pun kata kerja, tapi ini kata kerja rendahan Karena 1 objek diserang oleh banyak subjek, mental pengecut Dan penakut,


Ya walaupun itu tetap bentuk kata kerja, bentuk usaha untuk menghilangkan rasa tidak nyaman yang dilampiaskan dengan "mengeroyok" 


Mungkin rasa tidak nyaman itu akan berangsur pergi, bahkan langsung pergi, tapi tak lama rasa yang lain akan segera hinggapi hingga tak tau lagi bagaimana menepi dari kesalahan.


Tiap orang berkata, tiap orang ngebacot, itu biasa, tapi tidak semua bisa beradaptasi, berusaha menyesuaikan diri dari tiap prakata yang ada, 


Tiap orang bersikap dalam bentuk, karakternya masing - masing, hanya pencipta penilai atas semuanya Dan segalannya..








Comments

Popular posts from this blog

6 ~Penduduk Langit

                                                                          Sen 14 Des 2020 6 ~Penduduk Langit وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِىٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَآ ۛ أَن تَقُولُوا۟ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَٰذَا غَٰفِلِينَ Terjemah Arti: Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)", . . . 172. وَإِذْ أَخَذَ رَ...

Siksaan Atas Kelalaian

        Pengagungan digemakan, kerak tak bisa dibersihkan sesempurna mungkin, masih aja ada sisanya walau sedikit dari kotoran masa lalu dan rasa rasa lainnya. Mungkin paling nyaman mengkondisikan dirilah yang harus lebih utama diperhitungkan, jangan kritisi pihak lain dulu.    Kapal yang kuat akan tetap maju meski kerusakan yang diterima hampir menenggelamkannya, asupan itu rasa sakit, pengkhianatan, diskriminasi dan semacamnya. Tetaplah memaafkan meski sakit, kita ini manusia bukan Pencipta alam semesta.    Anggaplah penyegeraan siksaan yang terasa seperti tak berujung sebagai penghapusan untuk melangkah ke depan agar bisa lebih memaafkan dan tetap terus memaafkan seberat atau se-sesak apa pun hati menghadapinya.    Buah dari kelalaian inilah yang menjadikan rasa sesal itu seolah menyatu dengan jiwa dan raga. Jadikan rasa sakit itu sebagai bahan bakar perubahan untuk lebih baik lagi dalam banyak hal, terutama bersikap ketika tak ada se...

7 ~Bersyukur dibalas nya di dunia

  7  ~Bersyukur dibalas nya di dunia sel 15 des 2020 فَأَذَاقَهُمُ ٱللَّهُ ٱلْخِزْىَ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَلَعَذَابُ ٱلْءَاخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ . Maka Allah merasakan kepada mereka kehinaan pada kehidupan dunia. Dan sesungguhnya azab pada hari akhirat lebih besar kalau mereka mengetahui. . 25-26 Orang-orang sebelum kaummu (wahai rasul) juga telah mendustakan rasul-rasul mereka, lalu azab datang kepada mereka dari arah dimana mereka tidak menyangka bahwa ia akan datang, kemudian Allah membuat umat-umat yang mendustakan itu mencicipi azab dan kehinaan di dunia, dan di akhirat Allah menyediakan siksa yang lebih pedih dan lebih keras. Sekiranya orang-orang musyrik itu mengetahui bahwa apa yang menimpa mereka disebabkan kekafiran dan pendustaan mereka, niscaya mereka akan mengambil pelajaran. 📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia (Referensi: https://tafsirweb.com/8688-quran-surat-az-zumar-ayat-26.html) . Semua pasti pernah salah, sem...