Skip to main content

KEBERADAAN MATA!

 




  Maaf, Atas Keberadaanku!

   Pergiliran waktu memang terasa begitu dekat dan cepat, pergi pagi tak terasa sore sudah menanti. Begitu kapal berlayar tak lama ia pun kan kembali, tapi kembali bukan suatu kepastian. Yang pasti adalah ia pergi dan belum tentu kembali. Bila itu terjadi, jangan menganggapnya sebagai pemberat hati. Kuatkanlah langkah, jangan pongah tanpa menengadah pinta kepadanya selamanya dan kapan saja.


   Apul aisu nama panggilannya, biasa dipanggil dengan panggilan akrab Aps. Dia seorang pekerja daerah, daerah perumahan sebagai tukang sapu. Sudah memiliki Istri (Ag Uamitam) dan satu anak (ngaruk tiseg). Anaknya yang baru berumur satu tahun itu, suka tak terurus dikarenakan aps memang mendapat istri yang enggak sabaran, bila sedang menyuapi anaknya dengan bubur dia langsung emosi, sebab Si ngaruk otomatis nangis berontak menolak disuapi bubur. Namanya juga anak bayi.


   "Anata* panggilan sayang bahasa jepang. Kapan kita berubah, hidup kita kok flat gini trus seperti tak terurus, kamu main di zona nyaman trus sih! Emang ga kepikiran gimana nanti tentang masa depan ngaruk, kalau aku ga usah! Kamu pikirin lagi, yang penting dia ini, maunya aja punya anak! nannggung resikonya ogah-ogahan, jadi laki tuh yang gesit nyari duitnya! kerja udah 5 tahun lebih, nyapu trus! sapu tuh muka kamu!" Ketus Ag Uamitam.


   Aps masih merundukan kepalanya sedari tadi, badannya semakin melemas dengan keringat yang masih deras membanjiri baju kaosnya, rasa penat belum hilang setelah menyapu lingkungan perumahan, langsung ditambah dengan keluhan Istri tersayang dan tercinta, tapi hanya bagi Aps namun tidak untuk Ag Uamitam.


   Aps berharap ia bisa merebahkan tubuhnya dengan leluasa ketika menyentuh rumah, ternyata jauh dari yang dibayangkan. Ia terpaksa harus menerima 2 bahkan 3 X lipat kelelahan, Pertama lelahnya bekerja, Kedua lelahnya mendengar keluhan Istri tersayang yang tidak sayang, Ketiga lelahnya dalam berusaha mewujudkan apa yang Ag Uamitam inginkan.


    "Anata, tidakkah kamu melihat bahwa kita sudah lumayan beruntung? Walaupun aku hanya sebagai tukang sapu daerah, daerah perumahan orkay. Setidaknya kita masih bisa berteduh dari panasnya terik matahari, berlindung dari rintiknya air hujan, memang kita masih ngontrak, tapi mengapa kita tidak memperbanyak bersyukur saja. Pertama kita sudah dipercayakan untuk mengasuh seorang anak, karena banyak pasutri yang sudah lamaaa menikah belum meraih apa yang kita sudah raih, walaupun ngaruk selalu menyita waktu nonton kanal youtub nihongo mantapu, dan kanal-kanal cowok ganteng lainnya. Kedua kita masih bisa berteduh dari panas dan dinginnya cuaca walau dengan rumah kontrakan yang kecil ini, masih banyak pasutri yang hidup hanya beratapkan langit lepas, beralaskan kardus yang tipis. Ketiga kita masih bisa makan 3X sehari, dengan lauk yang berbeda, aku akui memang masakanku tidaklah enak seperti master chef punya, tapi setidaknya, 'lapar' bisa kita usir dari perut kita. Air mata pun perlahan mengalir membasahi pipi Aps, dengan suara berat dan terisak, 'Ma af ka n, maa f  a t aas ke be ra daaanku di hi dup mu, maaf aku telah merusak banyak mimpi indahmu."


   Ketika Momen itu terjadi, hujan pun turun dimulai dari rintik kecil berlanjut bertahap menjadi sangat deras, Ngaruk yang sedang di gendongan Ag Uamitam, ikutan mendung, ia pun menangis sejadi-jadinya ketika melihat Aps menangis. Ag pun tak kuat melihat dan mendengar ungkapan kata terdalam yang pernah ia rasakan selama hidup bersama Aps, ia tak kuat lagi tuk menahan air mata yang sudah berderai sejak tadi, dengan mendekati dan memeluk Aps yang sedang tenggelam dalam isak tangisnya.


   "Anata... Kata-kata itu tak pantas kamu lontarkan, yang lebih layak tuk mengatakan itu diriku anataku," sambil memeluk Aps, Ag Uamitam pun tak kuasa lagi menahan tangisannya, "Anata... Mulai sekarang aku akan mencoba menjinakkan diriku yang liar! ini! Tapi tolong maaf, maafkan aku, maaf atas kelancangan, kenyelekitan kata-kataku, Uaaakhhh...khaaaa...huuu...huuu..." Tangisannya pecah begitu dahsyat, Aps pun memeluk erat Istri dan Anaknya.


   "Anata, aku juga akan berusaha lebih keras lagi, aku akan mencari kerja tambahan dari sore hari sampai jam setengah 10 malam, untuk masa depan anak dan kita juga tentunya, kamu yang sabar ya, aku yakin kok seyakin-yakinnya yang kita alami ini belum seberapa, hanya saja kita terlalu sering membanding-bandingkan takaran harta orang lain yang lebih tinggi dengan kondisi kita sekarang, dan seharusnya itu tidaklah terlalu perlu, lebih baik kita melihat ke orang yang lebih rendah takaran hartanya, supaya kita pandai bersyukur ya anataku. Cobalah aku, kamu, kita tuk kurangi pelan-pelan berbagai hal yang tidak menambah porsi keimanan, rasa takut kita terhadap Pencipta." Jelas Aps dengan nada bicara rendah dan penuh harap agar Istrinya mengerti maksud tulus dari hati yang terdalam.


   "... Iya anataku, sayangku, aku sadar, aku terlalu banyak kelakar, mulai dari tontonan yang tidak baik, padahal aku sudah menikah dan bukan lagi di usia remaja, alias menuju tua, entah aku kadang masih aja suka menggatal, seperti melihat kanal-kanal pemuda-pemuda ganteng gitu, salah satunya 'nihingo mantapu' dan banyak lagi, aku sadar diriku begitu menyebalkan, tapi kini 'Bismillah' aku akan mencobanya demi ridho sang pencipta yang dititipkan padamu, ku tinggalkan hal-hal sampah yang biasa kulakukan."


Di balik penokohan :


Ug Uamitam, Seorang wanita anti kritik, kepala batu, berlaku seenaknya, yang penting have fun, itu harus dilakukan, tanpa harus pikir dulu, relevan atau tidak!

Otaknya hanya heve fun dominannya, padahal sudah Nikah, tapi kelakuan seperti jelantah, mentah dan susah dibilangin.

Tapi bila tentang "keinginannya harus lah number one"

Kalau kata orang Toyareka itu adalah salah satu jenis "watak ala"


Apul Aisu, atau Aps panggilannya. Manusia sederhana, yang dominan menyederhanakan "Permasalahan dunia". Tokoh yang kontras dengan Ug Uamitam. Apul Aisu berpikir dulu sebelum bertindak, relevan kah itu ? Layak kah aku seperti itu.

Sedang Ug, laaah yang penting have fun, masalah layak atau tidak belakangan, kalau bisa engga usah dipikirin lah, yang bahagia walau pun itu "dilarang!"


Ngaruk Tiseg, anak bocah, yang masih 1th umurnya, belum bisa memilih, mengiblat kemana esok nanti, 


Kita Do'akan semoga Ngaruk Tiseg, ngikut ke Aps. Kita do'akan juga supaya Ug sadar diri dan membunuh sifat "menyebalkannya".


Semoga Aps teguh konsisten di atas jalan hidup yang ia pilih,

Mari kita do'akan bersama 🤲🏻🤲🏻🤲🏻

____________________________

hlb©

Selasa 25 - 27 Mei 2021 + 28 (on train)


Comments

Popular posts from this blog

6 ~Penduduk Langit

                                                                          Sen 14 Des 2020 6 ~Penduduk Langit وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِىٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَآ ۛ أَن تَقُولُوا۟ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَٰذَا غَٰفِلِينَ Terjemah Arti: Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)", . . . 172. وَإِذْ أَخَذَ رَ...

Ayah dan anak. (Renungan)

  Ayah Dan Anak  Alhamdulillah washolatu wassalam ngala rosulillah wa ala Aalihi waashaabihi ajmaiin . Di dunia ini ada manusia yang tidak punya ayah ,ada pula manusia yang tidak punya ayah dan ibu ,dan banyak pula yang punya ayah dan juga punya ibu ,Tetapi ada pula yang punya ibu tetapi secara islam dia tidak di anggap sebagai ayah yg sebenarnya , Adapun manusia yang benar benar tidak punya ayah dialah isa bin maryam, nabi isa di taqdirkan oleh Alloh, dia tidak punya ayah tetapi hanya mempunyai ibu ,tentunya ini karena kehendak Alloh subhanahu wa taa ala ,karena Alloh maha kuasa atas segala sesuatu, Alloh memilih Maryam, wanita yang sholehah, Wanita yang suci, untuk menjadi ibu seorang anak yg akan menjadi nabi dari kalangan bani israil yang kelak akan menjadi penerus dakwahnya nabi musa Alaihissalam dan Alloh memberinya kitab suci yang bernama injiil dan Alloh subhanahu wa taa ala memberinya berbagai macam mukjizat sebagai bukti bahwa isa benar benar nabi dan utusan Alloh su...

16 ~Terjebak di tahfidz journey . . .

 16 ~Terjebak di tahfidz journey . . . Sab 26 Des 2020 Ku berjalan tanpa henti untuk dia yang aku cari, ku berdo'a di tengah hening malam untuk dia yang bukan punyaku, every one has felt taste of journey with different story oh themself person, Tiap orang pernah merasakan rasanya perjalanan dengan cerita yang berbeda dari masing-masing orang, dan tahfidz journey ini memang ada rasa yang berbeda di dalamnya dan penuh dengan tipu daya setan juga pastinya. Dan teruntuk underground lover, walaupun ga ngerasa tapi sikap dan perilakunya sama seperti underground pada umum nya, Kalau undergroundnya "perbuatan baik" tidak ada masalah, kalau sebaliknya, Walaupun tidak ada jaminan bagi mereka2 yang berada di atas permukaan dari tipu daya setan every where we there tipu daya setan pun mengiringi selalu, Inilah yang nantinya pasti jadi penghambat bagi para penghafal, kecuali mereka 2 yang yang dirahmatinya, dan bersikeras menyadarkan diri dari mimpi panjangnya, Kalau peringatan telah ...