Skip to main content

Sarapan #1

 



   "Dalam pagi; air masih dingin, udara masih bersih, lalat masih sedikit; sarapanlah, agar hatimu tak tamak pada rizqi orang lain." (Imam Asy-Syafi'i)


   Jika diniatkan sebagai sumber tenaga untuk mendayai ketaatan, betapa tingginya nilai ibadah dalam sarapan. Jika diniatkan untuk meraih keberkahan waktu pagi yang didoakan oleh Sang Nabi, betapa besarnya maslahat sarapan, dan betapa banyak mafsadat, penyakit, juga gangguan yang menyingkir dari badan.


   Dan jika diniatkan untuk menjaga diri dari syahwat yang tamak lagi rawan dengki terhadap rizqi yang dianugerahkan pada sesama insan, betapa zuhudnya orang yang sarapan.


   Adalah muallif kitab Tafsir Al-Ibriz, Allahuyarham Kyai Bisri Mustofa (Ayahanda Gus Mus), memiliki satu kebiasaan


   Yang beliau nasihatkan pada para muballigh yang ke sana yang kemari mengisi pengajian. "Makanlah dulu," ujar beliau, "Agar hati kita tak berharap mendapat suguhan."


   Ini rupanya bagian dari falsafah hidup beliau yang diistilahkan sebagai "ihtiraas". Ini bukan sekadar wara', yang bagai jurus melipir menghindar dari yang haram, syubhat, ataupun mubah namun berlebihan. Ihtiraas lebih s seperti benteng yang melindungi diri dari aneka serangan lawan yang jelas adalah syaithan.


   Di zaman ketika banyak tokoh politik mendatangi para kyai pengasuh pesantren dan memberi hadiah yang tentu harus dibayar dengan dukungan atau setidaknya sikap diam terhadap penyimpangan, beliau membeli beberapa mobil sekaligus yang dijajarkan di halaman. Tak banyak yang tahu, mobil-mobil itu sebenarnya hanya satu yang bisa jalan. Yang lain hanya 'rongsokan' yang dipoles agar layak dipandang. "Buat apa?," tanya orang dekatnya.


   "Biar dikira kaya."


   "Kalau sudah dikira kaya terus kenapa?"


   "Biar tidak ditawari uang."


   "Lha kalaupun ditawari kan tinggal ditolak."


   "Lha aku khawatirnya kalau pas ditawari, e.. akunya lagi punya kebutuhan. Kan lebih aman kalau dikira kaya biar tidak usah ditawari sekalian."


   Rahimahullahu rahmatan wasi'ah.¹


--

¹ Sunnah Sedirham Surga, hlm 238-239, Salim A. Fillah l, Pro U Media, Yogyakarta, 2017

--

Sumber gambar: pixabay

Comments

Popular posts from this blog

6 ~Penduduk Langit

                                                                          Sen 14 Des 2020 6 ~Penduduk Langit وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِىٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَآ ۛ أَن تَقُولُوا۟ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَٰذَا غَٰفِلِينَ Terjemah Arti: Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)", . . . 172. وَإِذْ أَخَذَ رَ...

Ayah dan anak. (Renungan)

  Ayah Dan Anak  Alhamdulillah washolatu wassalam ngala rosulillah wa ala Aalihi waashaabihi ajmaiin . Di dunia ini ada manusia yang tidak punya ayah ,ada pula manusia yang tidak punya ayah dan ibu ,dan banyak pula yang punya ayah dan juga punya ibu ,Tetapi ada pula yang punya ibu tetapi secara islam dia tidak di anggap sebagai ayah yg sebenarnya , Adapun manusia yang benar benar tidak punya ayah dialah isa bin maryam, nabi isa di taqdirkan oleh Alloh, dia tidak punya ayah tetapi hanya mempunyai ibu ,tentunya ini karena kehendak Alloh subhanahu wa taa ala ,karena Alloh maha kuasa atas segala sesuatu, Alloh memilih Maryam, wanita yang sholehah, Wanita yang suci, untuk menjadi ibu seorang anak yg akan menjadi nabi dari kalangan bani israil yang kelak akan menjadi penerus dakwahnya nabi musa Alaihissalam dan Alloh memberinya kitab suci yang bernama injiil dan Alloh subhanahu wa taa ala memberinya berbagai macam mukjizat sebagai bukti bahwa isa benar benar nabi dan utusan Alloh su...

16 ~Terjebak di tahfidz journey . . .

 16 ~Terjebak di tahfidz journey . . . Sab 26 Des 2020 Ku berjalan tanpa henti untuk dia yang aku cari, ku berdo'a di tengah hening malam untuk dia yang bukan punyaku, every one has felt taste of journey with different story oh themself person, Tiap orang pernah merasakan rasanya perjalanan dengan cerita yang berbeda dari masing-masing orang, dan tahfidz journey ini memang ada rasa yang berbeda di dalamnya dan penuh dengan tipu daya setan juga pastinya. Dan teruntuk underground lover, walaupun ga ngerasa tapi sikap dan perilakunya sama seperti underground pada umum nya, Kalau undergroundnya "perbuatan baik" tidak ada masalah, kalau sebaliknya, Walaupun tidak ada jaminan bagi mereka2 yang berada di atas permukaan dari tipu daya setan every where we there tipu daya setan pun mengiringi selalu, Inilah yang nantinya pasti jadi penghambat bagi para penghafal, kecuali mereka 2 yang yang dirahmatinya, dan bersikeras menyadarkan diri dari mimpi panjangnya, Kalau peringatan telah ...