Skip to main content

Tiada terbalau #1

 








#1 

Tiada Terbalau

.

.

.

Anak muda pergi untuk bertaruh dengan waktu, padahal dia sudah tau tak akan menang lawan waktu. Peduli dengan semua dusta, nestapa, merana !

.

Terlalu naif !! Mereka coba untuk menguasaimu, sadarlah !! Jangan sekali lagi berikan peluang untuk menguasaimu, kamu punya ruang tersendiri yang mereka tidak akan pernah mau tau tentang ruanganmu.

.

Bukan angin namanya kalau berhembus lalu pergi, bukan bulan dengan cahaya redupnya, memukau setiap yang menatap.

Angin datang menyentuh dengan lembut lalu pergi, cahaya bulan menyinari dengan pesonanya, menghipnotis dan pergi.

.

Pergi dan datang akan selalu ada tanpa diminta, pergi dan datang mengajari banyak hal bagi yang mau belajar dari mereka berdua,

.

Tugas mereka hanya 1 tapi berkesan dan membuat semua diam tak bicara, jika bicara percuma, karena tidak akan pernah mengubah tugas masing-masing mereka,

.

Ada seorang pemudi yang pergi di pagi hari tanpa rencana dan persiapan dengan apa yang bakal terjadi dikemudian hari, tentang hari esok yang belum tentu pasti terjadi sama persis dari rencana yang yang  tertulis dan terencana di buku dan di saku.

.

Ada yang mengira akan melewati hari dengan berlari tanpa peduli apa yang telah terjadi, bukan dari kelakuan pribadi.

Ada orang lain yang lebih pantas dan tepat untuk memikul hari yang telah dilewati, karena orang lain itu tidak memgerti !!

Dan yang tanpa peduli lebih mengerti.

.

Elang dengan kedua sayapnya pergi percaya diri akan mengakhiri dari tiap mangsa yang diingini, padahal sehebat apapun kepercayaan dirinya ketika mulai mengakhiri mangsa,

Akan musnah dengan hayalan bodoh tanpa kesadaran dan ketergesaan.

.

Ada orangtua yang sangat mengharapa anak-anaknya bisa menjadi asetnya di waktu tua, keinginan tinggal keinginan.

Kenyataannya tida terbalao, anak yang telah pergi dan jarang kembali bahkan tidak pernah kembali lagi !!

.

Hinakah pengharapan itu ? Binasa dan sia-sia pasti menghampiri tiap manusia, lebih musnah lagi ketika hanya karena menurut penilaian manusia, padahal dirimu koyak, hancur lebur ? Puaskan dengan semua itu ?

Nikmati, tiada lagi yang perlu disalahkan selain diri sendiri !!

.




Rtd @22.58 ahd 17 jan 2021




Comments

Popular posts from this blog

6 ~Penduduk Langit

                                                                          Sen 14 Des 2020 6 ~Penduduk Langit وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِىٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَآ ۛ أَن تَقُولُوا۟ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَٰذَا غَٰفِلِينَ Terjemah Arti: Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)", . . . 172. وَإِذْ أَخَذَ رَ...

Siksaan Atas Kelalaian

        Pengagungan digemakan, kerak tak bisa dibersihkan sesempurna mungkin, masih aja ada sisanya walau sedikit dari kotoran masa lalu dan rasa rasa lainnya. Mungkin paling nyaman mengkondisikan dirilah yang harus lebih utama diperhitungkan, jangan kritisi pihak lain dulu.    Kapal yang kuat akan tetap maju meski kerusakan yang diterima hampir menenggelamkannya, asupan itu rasa sakit, pengkhianatan, diskriminasi dan semacamnya. Tetaplah memaafkan meski sakit, kita ini manusia bukan Pencipta alam semesta.    Anggaplah penyegeraan siksaan yang terasa seperti tak berujung sebagai penghapusan untuk melangkah ke depan agar bisa lebih memaafkan dan tetap terus memaafkan seberat atau se-sesak apa pun hati menghadapinya.    Buah dari kelalaian inilah yang menjadikan rasa sesal itu seolah menyatu dengan jiwa dan raga. Jadikan rasa sakit itu sebagai bahan bakar perubahan untuk lebih baik lagi dalam banyak hal, terutama bersikap ketika tak ada se...

7 ~Bersyukur dibalas nya di dunia

  7  ~Bersyukur dibalas nya di dunia sel 15 des 2020 فَأَذَاقَهُمُ ٱللَّهُ ٱلْخِزْىَ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَلَعَذَابُ ٱلْءَاخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ . Maka Allah merasakan kepada mereka kehinaan pada kehidupan dunia. Dan sesungguhnya azab pada hari akhirat lebih besar kalau mereka mengetahui. . 25-26 Orang-orang sebelum kaummu (wahai rasul) juga telah mendustakan rasul-rasul mereka, lalu azab datang kepada mereka dari arah dimana mereka tidak menyangka bahwa ia akan datang, kemudian Allah membuat umat-umat yang mendustakan itu mencicipi azab dan kehinaan di dunia, dan di akhirat Allah menyediakan siksa yang lebih pedih dan lebih keras. Sekiranya orang-orang musyrik itu mengetahui bahwa apa yang menimpa mereka disebabkan kekafiran dan pendustaan mereka, niscaya mereka akan mengambil pelajaran. 📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia (Referensi: https://tafsirweb.com/8688-quran-surat-az-zumar-ayat-26.html) . Semua pasti pernah salah, sem...