Skip to main content

~Belum tau, mengapa ?

 


Belum tau, mengapa ?


Dia kira bukti cinta hanya dengan harta

Padahal ada hal yang lebih dari harta

Tapi belum tahu mengapa ada 

Tanpa harta bukan tiada Harta


Hanya saja bukan pada semua

Ada rasa lain yang bukan harta

Itu sulit untuk dijelaskan kata

Ada raga yang jauh dari harta


Menyapa hanya karena harta tiada

Untuk selain harta tanpa etika

Ketika tentang harta kuasa etika 

Tanpanya tanpa etika manusia


Harta belum tahu dibalik etika mengapa

Bersua bukan hanya tentang harta

Ada hal yang harus di sapa dengan etika

Bukan dengan harta semata 


Tolok ukur suksespun harta punya kuasa

Tanpanya bukan sukses namanya

Tidak peduli ngutang dan ambil tanpa terka

Yang penting manusia kira mulia


Itu sudah sangat terlampau luar biasa

Halal haram bukan ukurannya

Penilaian manusialah targetnya

Ga usah bilang gw bermuka dua


Lu kalo gw kasih juga ga bisa berkata

Ini semua memang sudah biasa 

Jadi ga usah sok suci tanpa dosa

Biasakanlah diri akrab dengan dosa


Daripada bermuka dua yang aslinya suka

Cuman pura-pura ga suka biar mulia

Mulut yang suka mencerca menjadi realita

Raga hanya tipuan belaka tuk cari mangsa


Munafik kalau ga suka harta

Karena harta segalanya bagi sang nestapa

Semua tonggak penialaian hanya padanya

Bila tanpa harta tiada harga 


Melihat selalu kepda siapa yang berharta

Daripada yang beragama sedikit harta

Mungkin dia kira dunia selamanya

Padahal mati kapan saja siap tiba


Ini ketidaksanggupan belaka

Tidak mampu dan malas berkarya

Kata-katanya hanya dusta nestapa

Tipuannya memuja aslinya membuat rana


Kepergian dan perpisahan pasti adanya

Semoga mereka berdua jadi pemandu semua

Bila tidak itu hanya sia-sia belaka

Ternyata fatmorgana lebih di suka.




Sel 5 Jan 2021

Renew Ahd 7 jan 2021

Cileungsi, Masjid Darurrozaq

Comments

Popular posts from this blog

6 ~Penduduk Langit

                                                                          Sen 14 Des 2020 6 ~Penduduk Langit وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِىٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَآ ۛ أَن تَقُولُوا۟ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَٰذَا غَٰفِلِينَ Terjemah Arti: Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)", . . . 172. وَإِذْ أَخَذَ رَ...

16 ~Terjebak di tahfidz journey . . .

 16 ~Terjebak di tahfidz journey . . . Sab 26 Des 2020 Ku berjalan tanpa henti untuk dia yang aku cari, ku berdo'a di tengah hening malam untuk dia yang bukan punyaku, every one has felt taste of journey with different story oh themself person, Tiap orang pernah merasakan rasanya perjalanan dengan cerita yang berbeda dari masing-masing orang, dan tahfidz journey ini memang ada rasa yang berbeda di dalamnya dan penuh dengan tipu daya setan juga pastinya. Dan teruntuk underground lover, walaupun ga ngerasa tapi sikap dan perilakunya sama seperti underground pada umum nya, Kalau undergroundnya "perbuatan baik" tidak ada masalah, kalau sebaliknya, Walaupun tidak ada jaminan bagi mereka2 yang berada di atas permukaan dari tipu daya setan every where we there tipu daya setan pun mengiringi selalu, Inilah yang nantinya pasti jadi penghambat bagi para penghafal, kecuali mereka 2 yang yang dirahmatinya, dan bersikeras menyadarkan diri dari mimpi panjangnya, Kalau peringatan telah ...

Tidak Jumawa (Cerpen 11)

             Tidak jumawa .     Pagi nan cerah, matahari dengan sinarnya mulai menyinari rumah mereka berdua, jendela dan pintu depan rumah biasa mereka buka semenjak jam 6 sampai jam setengah 7 pagi, untuk membantu proses sirkulasi udara di rumah mereka. Ndo'......,  Saifuddin  memanggil istrinya.. "Iyaa mas, ada apa?"  "Ini ndo' tolong simakin hafalanku," "Ini hadits toh mas, atau matan ?" "Matan ndo', tolong ya ndo', mas usahakan, melafadzkannya dengan cepat dan betul".  "Nda usah cepat-cepat juga nda papa mas. Oh bentar mas, aku tak buatin teh manis, sama ambil cemilan di dapur, biar kang mas lebih semangat lagi hafalannya". "Njiih, suwun ya. istri penyejuk hati, gumam saifuddin dalam hati". Saifuddin merasa bersyukur sekali punya istri seperti itu. Setiap kali pulang mengajar, sang istri selalu siap menyambut kedatangannya, tidak perlu disuruh istrinya langsung ke belakang dan membuat teh beserta cemilanny...