Skip to main content

Dua Bentuk Pengkhianatan

 





               Dua Bentuk Pengkhianatan



    Keimanan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala yang seharusnya menjadikan kita memiliki ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Dan orang-orang muslim/beriman

Harus menta'ati ketentuan-ketentuannya dan tidak boleh berkhianat.


   Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman :


 "Wahai orang-orang yang beriman janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rosulnya, dan juga janganlah kamu mengkhianati amanah yang dipercayakan kepada-mu, sedang kamu mengetahui."

(QS. Al-Anfal : 27)


Ayat diatas menjelaskan bahwa ada 2 Pengkhianatan yang tidak boleh dilakukan orang muslim sebagai berikut : 


1- Pengkhianatan kepada Allah dan Rosulnya. Pengkhianatan kepada Allah dan Rosulnya adalah dia mengakui atau telah beriman kepadanya, tetapi dia tidak mau mengerjakan apa yang diperintahkan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala dan dia tau ketentuan-ketentuannya, tetapi dia mengkhianatinya - Allah berfirman :


Wahai orang-orang yang beriman! Taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya, dan janganlah kamu berpaling dari-Nya, padahal kamu mendengar (perintah-perintah-Nya),

(QS. Al-Anfal:20)


2- Pengkhianatan kepada manusia.

Pengkhiantan kepada manusia adalah : kita ngaku beriman kepada Allah tetapi dia tidak mau bersaudara kepada kepada orang muslim, dan kita sudah diberi kepercayaan, tetapi tidak mau bertanggung jawab dan tidak memenuhi janji. Allah berfirman di dalam Qur'an Surat Al-Maidah : 1 "Wahai orang-orang yang beriman penuhilah janji" mu.



Sumber : buku "160 materi dakwah pilihan"

Writed : Hafizuddin

@rtd, rabu 10 maret 2021




Comments

Popular posts from this blog

6 ~Penduduk Langit

                                                                          Sen 14 Des 2020 6 ~Penduduk Langit وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِىٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَآ ۛ أَن تَقُولُوا۟ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَٰذَا غَٰفِلِينَ Terjemah Arti: Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)", . . . 172. وَإِذْ أَخَذَ رَ...

16 ~Terjebak di tahfidz journey . . .

 16 ~Terjebak di tahfidz journey . . . Sab 26 Des 2020 Ku berjalan tanpa henti untuk dia yang aku cari, ku berdo'a di tengah hening malam untuk dia yang bukan punyaku, every one has felt taste of journey with different story oh themself person, Tiap orang pernah merasakan rasanya perjalanan dengan cerita yang berbeda dari masing-masing orang, dan tahfidz journey ini memang ada rasa yang berbeda di dalamnya dan penuh dengan tipu daya setan juga pastinya. Dan teruntuk underground lover, walaupun ga ngerasa tapi sikap dan perilakunya sama seperti underground pada umum nya, Kalau undergroundnya "perbuatan baik" tidak ada masalah, kalau sebaliknya, Walaupun tidak ada jaminan bagi mereka2 yang berada di atas permukaan dari tipu daya setan every where we there tipu daya setan pun mengiringi selalu, Inilah yang nantinya pasti jadi penghambat bagi para penghafal, kecuali mereka 2 yang yang dirahmatinya, dan bersikeras menyadarkan diri dari mimpi panjangnya, Kalau peringatan telah ...

Tidak Jumawa (Cerpen 11)

             Tidak jumawa .     Pagi nan cerah, matahari dengan sinarnya mulai menyinari rumah mereka berdua, jendela dan pintu depan rumah biasa mereka buka semenjak jam 6 sampai jam setengah 7 pagi, untuk membantu proses sirkulasi udara di rumah mereka. Ndo'......,  Saifuddin  memanggil istrinya.. "Iyaa mas, ada apa?"  "Ini ndo' tolong simakin hafalanku," "Ini hadits toh mas, atau matan ?" "Matan ndo', tolong ya ndo', mas usahakan, melafadzkannya dengan cepat dan betul".  "Nda usah cepat-cepat juga nda papa mas. Oh bentar mas, aku tak buatin teh manis, sama ambil cemilan di dapur, biar kang mas lebih semangat lagi hafalannya". "Njiih, suwun ya. istri penyejuk hati, gumam saifuddin dalam hati". Saifuddin merasa bersyukur sekali punya istri seperti itu. Setiap kali pulang mengajar, sang istri selalu siap menyambut kedatangannya, tidak perlu disuruh istrinya langsung ke belakang dan membuat teh beserta cemilanny...