Skip to main content

Deep Talk, tau diri #1

  






Hal apa yang membuatmu jatuh cinta pada seseorang?

Mungkin jawaban ini akan sedikit terdengar seperti sinetron, namun percayalalah, semua rasa yang sampai pada saya benar-benar nyata. Maaf kalau berantakan, saya bukan penulisdibi chat. Kalau saya kirimi pesan jam 7 malam, baru akan di balas besok paginya. Ntah memang baru di baca atau di sengaja, saya tak tau, yang jelas hal seperti itu membuat saya tak pernah bosan dengandia.

Lama-kelamaan kami mulai jalan berdua tanpa perlu di jebak lagi. pulang dinas saya sering bawakan dia yang sedikit spesial dari yang lain. Saya kirimi go food ke kampus atau tempat kerjanya dan akhirnya dia paham kalau saya suka dia sebagai seorang laki-laki, perhatian ini bukan sekedar abang ke adik lagi.

Tapi dia menolak. Penolakan pertama yang saya terima. Ketika banyak yang secara fisik dan materi lebih baik dari dia dan menginginkan saya, dia justru menolak saya. Alasannya karena kami berbeda dari banyak hal. Dari umur saja kami beda 14 tahun, kali pertama saya menyatakan perasaan, saya 33 dan dia 19 tahu. Dari segi keuangan dan segala macam dan katanya dia tak siap dengan itu semua.

Saya coba yakinkan dia kalau semua akan baik-baik saja, selalam kami berani mencoba. Saya yakinkan kalau keluarga saya akan baik-baik saja siapapun pilihan saya.

Pas saya tanya perasaannya ke saya, jawabnya 'emang ada perempuan yang gak suka sama abang' saya senang mendengar itu, tapi dia malah menggantungkan saya. Dia minta ruang untuk berfikir, lalu saya berikan.

Yang membuat saya semakin kagum, dia bisa bertingkah seperti tak ada masalah dengan kami, dia bisa bertingkah seperti biasanya pada saya. Kami masih sering deep talk, jalan dan melakukan berbagai hal bersama.

Desember lalu, saya melakukan hal yang ceroboh. Saya nekat mendatangi kakak dan keluarga bedarnya di hari natal, semua saya lakukan murni untuk mendapatkan hatinya, demi menunjukkan bahwa saya serius dengan dia, tapi olehnya di salah artikan. Saya di sambut baik oleh keluarga besarnya. ketika mereka tahu pekerjaan saya, semua seolah bukan masalah. Mereka tak berkomentar tentang perbedaan usia kami yang mencolok, mereka bahkan mungkin tak akan masalah kalau seandainya Agatha akan menikah dalam waktu dekat walau usia keponakan mereka masih terbilang muda. Tapi olehnya saya dianggap seperti sedang memamerkan kelebihan saya dan saya sedang shw off kalau saya bisa dapatkan apapun dan siapapun yang syaa mau.

Lalu dia marah sejadi-jadinya. Walau saya tak begitu paham letak kesalahan saya, saya selalu meminta maaf. Menjelang tahun baru, kebetulan saya akan dinas ke luar negri sebulan, dua malam sebelum berangkat saya tunggu dia di resto tempat dia bekerja, ingin meminta maaf sekaligus pamitan.

Lalu malam itu jadi malam yang cukup mengangkan.

Saya di maafkan, plus saya di beri jawaban atas perasaan saya yang sudah di gantung berbulan-bulan. Jawabannya TIDAK

Saya berusaha bertanya kenapa, tak lupa saya yakinkan dia kalau dia tak perlu minder atau apapun karena keluarga saya tak ada yang mempermasalahkan . Lalu saya di beri penjelasan se jelas mungkin beberapa hari setelah saya sampai di tempat dinas saya.

















tulang= saudara laki-laki mama

namboru : saudara perempuan papa



































Dia, Agatha ku.

Gadis malang korban kejamnya dunia. Dia jauh lebih dewasa dari orang dewasa, percayalah, dia hanya gadis yg baru meginjak 20, tapi pemikirannya jauh lebih dalam dari yang kelihatan.

Akhir January lalu, sewaktu saya kembali ke Indonesia, dia menolak ajakan saya dalam bentuk apapun, saya mungkin sudah di blok dari semua media. Saya masih mengharapkan dia sejujurnya, dan saya tak ada niat untuk mendekati siapapun saat ini.





(https://id.quora.com/Hal-apa-yang-membuatmu-jatuh-cinta-pada-seseorang/answers/214737748?ch=3&share=819aad3e&srid=us6ocS)







Comments

Popular posts from this blog

6 ~Penduduk Langit

                                                                          Sen 14 Des 2020 6 ~Penduduk Langit وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِىٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَآ ۛ أَن تَقُولُوا۟ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَٰذَا غَٰفِلِينَ Terjemah Arti: Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)", . . . 172. وَإِذْ أَخَذَ رَ...

Siksaan Atas Kelalaian

        Pengagungan digemakan, kerak tak bisa dibersihkan sesempurna mungkin, masih aja ada sisanya walau sedikit dari kotoran masa lalu dan rasa rasa lainnya. Mungkin paling nyaman mengkondisikan dirilah yang harus lebih utama diperhitungkan, jangan kritisi pihak lain dulu.    Kapal yang kuat akan tetap maju meski kerusakan yang diterima hampir menenggelamkannya, asupan itu rasa sakit, pengkhianatan, diskriminasi dan semacamnya. Tetaplah memaafkan meski sakit, kita ini manusia bukan Pencipta alam semesta.    Anggaplah penyegeraan siksaan yang terasa seperti tak berujung sebagai penghapusan untuk melangkah ke depan agar bisa lebih memaafkan dan tetap terus memaafkan seberat atau se-sesak apa pun hati menghadapinya.    Buah dari kelalaian inilah yang menjadikan rasa sesal itu seolah menyatu dengan jiwa dan raga. Jadikan rasa sakit itu sebagai bahan bakar perubahan untuk lebih baik lagi dalam banyak hal, terutama bersikap ketika tak ada se...

7 ~Bersyukur dibalas nya di dunia

  7  ~Bersyukur dibalas nya di dunia sel 15 des 2020 فَأَذَاقَهُمُ ٱللَّهُ ٱلْخِزْىَ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَلَعَذَابُ ٱلْءَاخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ . Maka Allah merasakan kepada mereka kehinaan pada kehidupan dunia. Dan sesungguhnya azab pada hari akhirat lebih besar kalau mereka mengetahui. . 25-26 Orang-orang sebelum kaummu (wahai rasul) juga telah mendustakan rasul-rasul mereka, lalu azab datang kepada mereka dari arah dimana mereka tidak menyangka bahwa ia akan datang, kemudian Allah membuat umat-umat yang mendustakan itu mencicipi azab dan kehinaan di dunia, dan di akhirat Allah menyediakan siksa yang lebih pedih dan lebih keras. Sekiranya orang-orang musyrik itu mengetahui bahwa apa yang menimpa mereka disebabkan kekafiran dan pendustaan mereka, niscaya mereka akan mengambil pelajaran. 📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia (Referensi: https://tafsirweb.com/8688-quran-surat-az-zumar-ayat-26.html) . Semua pasti pernah salah, sem...