Skip to main content

Gak ada rasa hormat bagi lu, pemgumpat !

 










Gak ada rasa hormat bagi lu, pemgumpat !

#pemuda tersesat



   Hormat menghormati merupakan sebuah kode etik sosial kehidupan. Orang yang hormat menghormati tidak terlepas dari responbility. Orang yang memiliki jiwa menghormati orang lain, berarti ia berjiwa luhur. 


   Keluhuran akhlak seseorang tidak terlepas dari seseorang yang dikagumi, seperti halnya orang yang mengagumi Nabi ﷺ. Maka ia akan berusaha meneladaninya, salah satu teladannya yaitu sifat menghormati sesama.


   Efek dari sifat menghormati orang lain bertimbal balik atas kelakuannya, bahkan mendapatkan lebih dari pada itu. Kucuran kebaikan akan ia dapatkan apabila ia berpegang teguh untuk memiliki sifat hormat menghormati.


   Lain halnya dengan orang yang sifatnya suka mengumpat, orang yang seperti itu sangat sulit untuk bermasyarakat/sosial. Karena bersosial dengan orang yang suka memgumpat menularkan sifat-sifat keburukannya, kata dusta, iri dengki, merendahkan orang lain, mengadu domba, fitnah, dan lain sebagainya.


   Alangkah baiknya orang yang suka mengumpat diberi pelajaran. Tapi penulis memaparkan solusinya, so pengumpat tuh baiknya dihindari/dikucilkan sementara waktu dengan harapan agar ia sadar akan keburukannya, respon ala kadarnya (Jangan terlalu akrab/jauh), itupun dalam rangka menghindari sifat" buruknya. Sekian kutipan yang singkat ini, semoga bermanfaat.


   "Jaga diri dari sifat suka mengumpat, karena gak ada rasa hormat bagi lu pengumpat"



Penulis : Yatno Sucipto

Sumber : buku "Jangan ajari aku harga diri yang rendah".


Comments

Popular posts from this blog

16 ~Terjebak di tahfidz journey . . .

 16 ~Terjebak di tahfidz journey . . . Sab 26 Des 2020 Ku berjalan tanpa henti untuk dia yang aku cari, ku berdo'a di tengah hening malam untuk dia yang bukan punyaku, every one has felt taste of journey with different story oh themself person, Tiap orang pernah merasakan rasanya perjalanan dengan cerita yang berbeda dari masing-masing orang, dan tahfidz journey ini memang ada rasa yang berbeda di dalamnya dan penuh dengan tipu daya setan juga pastinya. Dan teruntuk underground lover, walaupun ga ngerasa tapi sikap dan perilakunya sama seperti underground pada umum nya, Kalau undergroundnya "perbuatan baik" tidak ada masalah, kalau sebaliknya, Walaupun tidak ada jaminan bagi mereka2 yang berada di atas permukaan dari tipu daya setan every where we there tipu daya setan pun mengiringi selalu, Inilah yang nantinya pasti jadi penghambat bagi para penghafal, kecuali mereka 2 yang yang dirahmatinya, dan bersikeras menyadarkan diri dari mimpi panjangnya, Kalau peringatan telah ...

Ayah dan anak. (Renungan)

  Ayah Dan Anak  Alhamdulillah washolatu wassalam ngala rosulillah wa ala Aalihi waashaabihi ajmaiin . Di dunia ini ada manusia yang tidak punya ayah ,ada pula manusia yang tidak punya ayah dan ibu ,dan banyak pula yang punya ayah dan juga punya ibu ,Tetapi ada pula yang punya ibu tetapi secara islam dia tidak di anggap sebagai ayah yg sebenarnya , Adapun manusia yang benar benar tidak punya ayah dialah isa bin maryam, nabi isa di taqdirkan oleh Alloh, dia tidak punya ayah tetapi hanya mempunyai ibu ,tentunya ini karena kehendak Alloh subhanahu wa taa ala ,karena Alloh maha kuasa atas segala sesuatu, Alloh memilih Maryam, wanita yang sholehah, Wanita yang suci, untuk menjadi ibu seorang anak yg akan menjadi nabi dari kalangan bani israil yang kelak akan menjadi penerus dakwahnya nabi musa Alaihissalam dan Alloh memberinya kitab suci yang bernama injiil dan Alloh subhanahu wa taa ala memberinya berbagai macam mukjizat sebagai bukti bahwa isa benar benar nabi dan utusan Alloh su...

Tidak Jumawa (Cerpen 11)

             Tidak jumawa .     Pagi nan cerah, matahari dengan sinarnya mulai menyinari rumah mereka berdua, jendela dan pintu depan rumah biasa mereka buka semenjak jam 6 sampai jam setengah 7 pagi, untuk membantu proses sirkulasi udara di rumah mereka. Ndo'......,  Saifuddin  memanggil istrinya.. "Iyaa mas, ada apa?"  "Ini ndo' tolong simakin hafalanku," "Ini hadits toh mas, atau matan ?" "Matan ndo', tolong ya ndo', mas usahakan, melafadzkannya dengan cepat dan betul".  "Nda usah cepat-cepat juga nda papa mas. Oh bentar mas, aku tak buatin teh manis, sama ambil cemilan di dapur, biar kang mas lebih semangat lagi hafalannya". "Njiih, suwun ya. istri penyejuk hati, gumam saifuddin dalam hati". Saifuddin merasa bersyukur sekali punya istri seperti itu. Setiap kali pulang mengajar, sang istri selalu siap menyambut kedatangannya, tidak perlu disuruh istrinya langsung ke belakang dan membuat teh beserta cemilanny...